Tampilkan postingan dengan label buruk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label buruk. Tampilkan semua postingan
01/01/12

Bisakah Mimpi Buruk Mematikan Orang?

0 komentar
Bisakah Mimpi Buruk Mematikan Orang - Nge-Share Blog | Penyakit ‘sindrom kematian tiba-tiba tak terduga di malam hari’ (SUNDS) sangat menakutkan. Penyakit ini menyerang pria dan wanita muda, bahkan membuat orang takut tidur.

Asisten profesor kardiologi di Baylor College of Medicine di Houston Matteo Vatta mengatakan, SUNDS merupakan penyakit genetik yang membuat tubuh gagal mengkoordinasikan sinyal listrik yang menyebabkan jantung berhenti.

Penyakit ini menyerang orang dewasa muda, terutama keturunan Asia Tenggara. “Jantung bisa normal selama beberapa waktu, kemudian berhenti mendadak,” kata Vatta.

Biasanya, jantung berhenti di malam hari dan di Asia Tenggara menyebabkan lebih banyak kematian di antara laki-laki muda dibanding kecelakaan mobil.

Kematian terjadi pada malam hari karena jantung berdetak lebih lemah ketika orang tidur, kata Vatta. Ketika jantung melambat saat tidur, masalah listrik yang menyebabkan SUNDS menjadi lebih jelas, menyalip kemampuan tubuh mengatur jantung sendiri dan menjadikan jantung kejang mematikan.

Terdapat beberapa teori yang menghubungkan SUNDS dengan stres yang disebabkan oleh mimpi buruk. Penelitian ilmiah menunjukkan adanya hubungan antara kematian SUNDS dan isi mimpi.

Saat ini, tak ada pengobatan efektif untuk SUNDS. Tak ada alasan jelas mengapa cenderung mempengaruhi orang Asia Tenggara dibanding kelompok lain. Sindrom ini sangat sulit dideteksi, bahkan dengan membaca elektrokardiograf sekalipun, kata Vatta.

Dokter di AS dan Eropa pertama kali mengetahui penyakit ini dari pengungsi yang melarikan diri dari Perang Vietnam. Pengungsi mulai menetap di AS pada akhir 1970-an dan awal 1980-an dan memunculkan cerita misterius pria sehat Asia Tenggara mati dalam tidur dan menyebabkan mereka takut untuk tidur.
Continue reading →
27/12/11

20 Efek Buruk Yang Ditimbulkan Nasi

0 komentar

Siapa sih yang gak tau si 'Putih' yang mengenyangkan ini, ya ini adalah NASI makanan kita sehari-hari. Baru - baru ini hasil riset yang dilakukan oleh peneliti dari IPB (Institut Pernasian Bokor) merilis hasil penelitian mereka yang menyatakan tentang efek buruk yang ditimbulkan oleh NASI, hasil ini mungkin tidak begitu mengejutkan anda, namun akan berdampak pada cara pandang anda terhadap artikel yang memuat tentang hasil penelitian tersebut ..dan inilah 20 Efek buruk yang bisa ditimbulkan oleh NASI..Buktinya :

1. Nasi MENYEBABKAN KECANDUAN.
Responden kami yang tidak makan nasi selama sehari saja akan kelaparan dan merasa sangat ingin makan nasi lagi.

2. SETENGAH dari seluruh siswa Indonesia yang makan nasi nilainya ada di bawah rata-rata kelas.

3. HAMPIR 99% KEJAHATAN terjadi dalam waktu kurang dari 24-jam setelah pelakunya mengkonsumsi nasi.

4. Suku-suku pada zaman batu yang tidak pernah makan nasi terbukti TIDAK PERNAH mengidap tumor, Alzheimer, osteoporosis, ataupun Parkinson.

5. Dokter melarang bayi yang baru lahir untuk makan nasi. Hal ini menjadi bukti bahwa nasi punya dampak berbahaya yang sudah dibuktikan oleh ilmu kedokteran.

6. Nasi yang kering biasa dimakan oleh ayam. Nah, sekarang anda perlu curiga dari mana flu burung berasal.

7. Jumlah pemakan nasi di Indonesia jauh lebih banyak dibandingkan dengan jumlah pemakan nasi di negara maju. Ini mungkin salah satu penyebab keterbelakangan pada negara ini.

8. Di warung-warung, biasanya KULI makan nasi dalam jumlah lebih banyak daripada kaum eksekutif. Hal ini membuktikan jika makan nasi MENURUNKAN kemampuan ekonomi seseorang.

9. Makan nasi dapat menyebabkan rasa haus alias MENYERAP air. Padahal tubuh kita sebagian besar terdiri dari air.

10. Dalam kondisi tertentu, makan nasi MENINGKATKAN resiko kematian. Misalnya makan nasi sambil menyetir mobil.

11. Pengidap DIABETES lebih dianjurkan makan kentang daripada nasi. Berarti nasi kurang baik bagi kesehatan.

12. Makan nasi menyebabkan keinginan mengkonsumsi sayur dan lauk. Misalnya nasi bandeng (nasi + bandeng goreng), nasi kucing (nasi + kucing goreng), dsb. Hal ini bisa menyebabkan obesitas.

13. Nasi mengandung ZAT BESI yang konf elektron terluarnya 4s2. Zat lain yang elektron terluarnya 4 adalah Racun ARSENIK (4p3), Batu batere TITANIUM (4s2), dan racun yang menyerang Superman yaitu KRIPTON (4p6). Ini mengindikasikan bahwa nasi punya kesamaan dengan zat-zat berbahaya lainnya. (hahaha, jarang2 gini g ngerti KIMIA, padahal dulu kimia SMA ku cuman 6, Pak!)

14. Kitab suci (samawi) tidak pernah menyebut-nyebut soal nasi. Para Nabi juga tidak makan nasi. Lagipula nasi bukan sesuatu yang dianjurkan agama sehingga keabsahan penggunaannya pun belum dapat dipastikan.

15. Nasi DIMASAK dalam suhu lebih dari 100 derajat Celsius. Itu panas yang cukup untuk bunuh orang.

16. Selain dimakan,nasi juga bisa buat ngelem...hihihihi, bayangkan anda makan lem tiap hari !!

17. Jenis Nasi tertentu disinyalir juga menyebabkan perkembangan psikologi buruk pada anak, yaitu jenis NASI Hat buruk !!

18. Nasi yang digoreng bisa menyebabkan sariawan gusi berdarah, lidah sobeK dan efek mengerikan lainnya pada mulut kita, contohnya dalam menu makanan NASI GORENG CAMPUR BELING

19. Nasi bisa digunakan untuk membunuh kucing, (misalnya ketika sebakul nasi ditimpakan kepada kucing yang sedang tidur) ini membuktikan bahwa nasi tidak aman untuk dimainkan oleh anak-anak anda..

20. Hampir 99 % Koruptor di Indonesia makan Nasi tiap harinya ...


http://danish56.blogspot.com/2011/09/bahaya-yang-dihasilkan-dari-penggunaan.html
Continue reading →
18/12/11

17 kebiasaan yang Buruk Bagi Jantung

0 komentar
http://yustian.com/wp-content/uploads/2010/06/sakit-jantung.jpg

1. Menonton TV
Duduk selama berjam-jam meningkatkan resiko serangan jantung dan stroke, meskipun sudah berolahraga secara teratur. Kurang gerak dapat mempengaruhi kadar lemak dan gula.

"Olahraga yang dilakukan secara berselang tidak mampu mengimbangi berapa banyak waktu yang dihabiskan untuk duduk," kata Harmony R. Reynolds, MD, ditektur Pusat Penelitian Kardiovaskular Klinis di Langone NYU Medical Center, New York City.

Dr. Reynolds menyarankan untuk berjalan-jalan sesekali di kantor dan berdiri ketika sedang berbicara di telepon.

2. Mengobarkan permusuhan dan memelihara depresi
Stres, rasa permusuhan, dan depresi dapat mengganggu jantung. Cara menangani emosi-emosi ini dapat mempengaruhi kesehatan jantung.

"Orang yang memendam stres berada dalam bahaya yang besar, penelitian telah menunjukkan manfaat tertawa dan dukungan sosial. Akan sangat membantu jika dapat menemui seseorang dan membicarakan masalah yang sedang dihadapi," kata Dr. Reynolds.

3. Mendengkur
Mendengkur dapat menjadi pertanda gejala penyakit yang lebih serius, yaitu apnea tidur obstruktif. Gangguan ini ditandai dengan gangguan pernapasan saat tidur sehingga dapat menyebabkan tekanan darah naik drastis.

Orang yang kelebihan berat badan atau obesitas berisiko tinggi mengalami apnea tidur, tetapi terkadang orang langsing juga bisa mengalami.

"Jika mendengkur dan sering terbangun dengan perasaan lelah, konsultasikan dengan dokter. Ada cara yang mudah untuk mendiagnosis apnea," kata Robert Ostfeld, MD, profesor kedokteran klinis di Montefiore Medical Center, di New York City.

4. Tidak membersihkan gigi dengan benang
"Belum diketahui bagaimana mekanismenya, namun ada hubungan kuat antara penyakit gusi dan penyakit jantung," kata Dr. Ostfeld.

Jika tidak membersihkan sela-sela gigi dengan benang, bakteri dan serat yang menempel pada plak gigi menumpuk dari waktu ke waktu dan dapat menyebabkan penyakit gusi.

Bakteri dapat memicu peradangan dalam tubuh. Peradangan akan memicu penebalan dinding arteri. Maka mengobati penyakit gusi dapat meningkatkan fungsi pembuluh darah.

5. Menarik diri
Terkadang orang-orang di sekitar bisa terasa mengganggu dan menjengkelkan. Namun memperkuat hubungan dengan orang yang benar-benar disukai bermanfaat bagi kesehatan. Orang dengan memiliki hubungan yang kuat dengan keluarga, teman, dan masyarakat pada umumnya cenderung hidup sehat lebih lama.

6. Berolahraga sampai bosan kemudian berhenti
"Saya melihat begitu banyak orang pada usia 40-an dan 50-an melakukan olahraga dengan niat baik, melukai diri sendiri, dan kemudian berhenti berolahraga bersama-sama," kata Judith S. Hochman, MD, direktur Pusat Penelitian Kardiovaskular Klinis di Pusat Medis Langone NYU.

Latihan yang bijaksana adalah yang lambat dan mantap. Yang lebih penting adalah memiliki komitmen untuk melakukan olahraga teratur.

7. Minum alkohol terlalu banyak
Penelitian menunjukkan sejumlah kecil alkohol mungkin baik bagi jantung. Sayangnya, terlalu banyak justru berbahaya.

Kelebihan konsumsi alkohol berkaitan dengan risiko tekanan darah tinggi, kadar lemak darah tinggi, dan gagal jantung. Selain itu, tanmbahan kalori dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan mengancam kesehatan jantung.

8. Terlalu banyak makan
Kelebihan berat badan merupakan faktor risiko utama penyakit jantung. Cobalah untuk makan lebih sedikit, hindari porsi makan yang banyak dan ganti minuman manis dengan air.

Akan lebih baik jika mengurangi makanan yang mengandung karbohidrat berkalori tinggi dan berhati-hati terhadap makanan berlabel 'rendah lemak' yang justru sering tinggi kalori.

9. Menganggap diri sendiri tidak berisiko
Penyakit jantung seperti stroke dan gagal jantung lebih banyak mengambil korban jiwa daripada penyakit lain seperti kanker.

Tekanan darah tinggi, kolesterol, diabetes, kelebihan berat badan, dan merokok merupakan faktor risiko yang harus selalu diperhatikan.

10. Makan daging merah
Daging merah banyak mengandung lemak jenuh. Ada bukti penelitian yang menegaskan bahwa daging olahan seperti bacon dan hot dog meningkatkan risiko penyakit jantung dan kanker perut.

Idealnya, hanya kurang dari 10% dari asupan makanan yang berasal dari hewan dan produk hewan. Jika tidak dapat berhenti memakan daging merah, sebaiknya memakan potongan kecil daging merah dan batasi asupannya.

"Makan steak beberapa kali sebulan tidak apa-apa. Iyang jadi masalah apabila dimakan tiga kali sehari," kata Dr. Hochman.

11. Suka menunda-nunda untuk periksa kesehatan
Perikasalah dengan doktor untuk mengetahui kadar gula, kolesterol, dan tekanan darah. Jika kesemuanya tinggi, maka pasien berisiko memelihara penyakit "silent killer" seperti penyakit jantung, stroke, dan diabetes.

Risiko hipertensi meningkat pada orang dewasa di usia pertengahan 50-an menjadi sekitar 90%, bahkan pada orang yang tidak pernah memiliki masalah kesehatan sebelumnya.

12. Merokok atau tinggal dengan perokok
"Merokok merupakan bencana total bagi jantung Anda," kata Dr. Ostfeld.

Merokok meningkatkan risiko pembekuan darah yang dapat memblokir aliran darah ke jantung dan berkontribusi menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah arteri.

Sekitar 46.000 orang bukan perokok yang tinggal dengan perokok meninggal karena penyakit jantung setiap tahunnya karena asap rokok.

13. Menghentikan atau berganti-ganti obat
Minum pil memang tidak menyenangkan, ada efek sampingnyan, dan sangat mudah bagi orang untuk melupakan obat-obatannya, terutama jika ia merasa baik-baik saja.

"Tekanan darah tinggi disebut 'silent killer' karena pasien tidak merasakannya. Merasa baik-baik saja bukan pembenaran untuk menghentikan meminum obat," kata Dr. Ostfeld.

Ada 30 jenis obat untuk tekanan darah tinggi, jadi ada banyak pilihan jika salah satu obat tidak efektif, kata Dr. Hochman.

14. Menghindari buah-buahan dan sayuran
"Diet yang paling sehat untuk jantung adalah makanan nabati," kata Dr. Ostfeld.

Makanan nabati terkandung dalam buah-buahan dan sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, susu rendah lemak, protein, dan menghindari 'junk food'.

Penelitian telah menemukan bahwa orang yang makan lebih dari lima porsi buah dan sayuran setiap hari memiliki risiko penyakit jantung dan stroke sekitar 20% lebih rendah daripada orang yang makan buah dan sayuran kurang dari tiga porsi per hari.

15. Mengabaikan gejala penyakit jantung
Jika biasanya menaiki tiga anak tangga tanpa masalah, tapi tiba-tiba kekurangan napas atau merasa tekanan di dada setelah menaiki satu anak tangga saja, saatnya untuk memanggil dokter.

Jangan pernah menganggap itu karena tubuh sudah renta. Semakin cepat mendapatkan perawatan, semakin kecil kemungkinan terjadinya kerusakan permanen pada otot jantung.

16. Mengemil makanan asin
Makin banyak garam yang dikonsumsi, semakin tinggi tekanan darah. Tekanan darah tinggi adalah salah satu faktor risiko utama stroke, gagal ginjal, dan serangan jantung.

"Jauhi junk food kemasan, bacalah kandungan natrium pada label makanan. Beralihlah mengkonsumsi buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan," kata Dr. Ostfeld.

Asupan natrium yang baik adalah di bawah 2.300 miligram per hari. Jika memiliki tekanan darah tinggi atau berusia lebih dari 50 tahun, kurangi hingga hanya 1.500 miligram per hari.

17. Makan berkalori tanpa nutrisi
Makanan kaya gula, lemak, dan minyak memang mengandung kalori, tetapi hanya sedikit mengandung nutrisi yang dapat digunakan tubuh. Penelitian telah menunjukkan bahwa banyak makan makanan yang tidak menagndung kalori meningkatkan risiko obesitas dan diabetes.

Makanlah makanan kaya nutrisi seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian, makanan laut, telur, kacang-kacangan, kacang polong, dan biji-bijian tawar. Daging tanpa lemak, unggas, dan susu bebas lemak dan rendah lemak adalah pilihan yang baik juga.
http://media.tanyadokteranda.com/images//2008/04/jantung.jpg
Continue reading →